Penyederhanaan Birokrasi Diharap Efektif

  • Whatsapp
Penyederhanaan Birokrasi Diharap Efektif
Gubernur Ali Baal Masdar melantik 11 pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemprov Sulbar yang akan difungsionalkan. Mamuju, Kamis 30 Desember 2021. (FOTO: IDRUS IPENK)

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Gubernur Sulawesi Barat, kemarin, melantik 11 pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemprov Sulbar.

Pelantikan sekaligus penyegaran dan pengisian kekosongan beberapa pejabat pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar, seperti Biro Kesatuan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, Dinas Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, ESDM dan Bappeda.

Berdasarkan SK Gubernur nomor 821/317/2021, 11 pejabat tersebut terdiri dari 10 pengawas dan satu tenaga admistrasi.

“Pelantikan ini sifatnya pengisian jabatan lowong yang terdampak pada penyederhanaan organisasi,” ujar Ali Baal Kamis, 30 Desember.

Ia mengungkapkan, setelah pelantikan tersebut akan kembali dilakukan pelantikan sebagai pejabat fungsional.

“Insyaallah, Jumat 31 Desember, (hari ini, red) kembali akan dilantik kedalam jabatan fungsional melalui penyetaraan jabatan,” ucapnya.

“Jadi, ini selain untuk penyegaran juga untuk kebutuhan organisasi juga mempercepat program di setiap OPD,” imbuh gubernur.

Ali Baal berharap pejabat yang dilantik dapat bekerja maksimal untuk percepatan program dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dapat bekerja dengan baik jujur dan amanah jadilah pelayan masyarakat yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar, Zulkifli Manggazali mengatakan pelantikan tersebut telah disepakati oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pejabat administrator dan pengawas yang akan difungsionalkan besok (hari ini,red) itu sebanyak 394 di semua OPD,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, pejabat fungsional memiliki tugas yang spesifik dengan memerlukan keahlian tertentu.

“Ini sesuai dengan hasil usulan ke Kemendagri dan Kemenpan RB. Nama-nama yang dilantik juga sudah disepakati,” tegasnya.

Zulkifli menambahkan, penyederhanaan birokrasi menekankan pada keahlian dan kompetensi, sehingga proses kerja diproyeksi lebih cepat serta makin dinamis dalam pengambilan keputusan.

“Penyederhanaan birokrasi semoga membuahkan hasil yang baik. Sehingga pelayanan publik kedepan bisa semakin baik,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *